Dholim atau Zalim…

Akhir2 ini gw merasa dituding berbuat zalim dan gw sungguh gak merasa karena gw hanya mengklarifikasi dan menjelaskan pendapat gw saat gw dituding diforum status gw sendiri. Karena gw penasaran dan kebetulan ada yang ngasih PR. Maka inilah hasil pencarian gw soal masalah zalim ini.

kalo lewat wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Zalim)

Etimologi
Kata zalim berasal dari bahasa Arab, dengan huruf “dho la ma” (ظ ل م ) yang bermaksud gelap. Di dalam al-Qur’an menggunakan kata zhulm selain itu juga digunakan kata baghy, yang artinya juga sama dengan zalim yaitu melanggar haq orang lain. Namun demikian pengertian zalim lebih luas maknanya ketimbang baghyu, tergantung kalimat yang disandarkannya. Kezaliman itu memiliki berbagai bentuk di antaranya adalah syirik.

Kalimat zalim bisa juga digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, tidak berperikemanusiaan, suka melihat orang dalam penderitaan dan kesengsaraan, melakukan kemungkaran, penganiayaan, kemusnahan harta benda, ketidak adilan dan banyak lagi pengertian yang dapat diambil dari sifat zalim tersebut, yang mana pada dasarnya sifat ini merupakan sifat yang keji dan hina, dan sangat bertentangan dengan akhlak dan fitrah manusia, yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.

Zalim dalam Al-Qur’an dan Hadits
Al-Qur’an
Didalam Al-Qur’an zalim memiliki beberapa makna, diantaranya dalam beberapa surah sebagai berikut:

Al Baqarah 165 dan Huud 101, orang-orang yang menyembah selain Allah.
Al Maa-idah 47, karena menuruti hawa nafsu dan merugikan orang lain.
Al Kahfi 35, zalim pada ayat ini sebuah sifat keangkuhan dan perbuatan kekafirannya.
Al-Anbiyaa’ 13, Orang yang zalim itu di waktu merasakan azab Allah melarikan diri, lalu orang-orang yang beriman mengatakan kepada mereka dengan secara cemooh agar mereka tetap ditempat semula dengan menikmati kelezatan-kelezatan hidup sebagaimana biasa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan dihadapkan kepada mereka.
Al ‘Ankabuut 46, Yang dimaksud dengan orang-orang yang zalim pada ayat ini adalah orang-orang yang setelah diberikan kepadanya keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang paling baik, mereka tetap membantah dan membangkang dan tetap menyatakan permusuhan.

Hadits
Dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Sirin, Muhammad pernah mengatakan bahwa, “Diantara bentuk kezaliman seseorang terhadap saudaranya adalah apabila ia menyebutkan keburukan yang ia ketahui dari saudaranya dan menyembunyikan kebaikan-kebaikannya.”[1]

Dari kisah Abu Dzar Al-Ghifari dari Rasulullah sebagaimana ia mendapat wahyu dari Allah bahwa Allah berfirman: “Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim.”[2]

Dalam hadits lain Muhammad bersabda, “Takutlah kalian akan kezhaliman karena kezhaliman adalah kegelapan pada hari Kiamat” [3]

Kategori
Kezaliman dibagi menjadi 2 kategori, menzalimi diri sendiri (dosa dan maksiat) dan orang lain (menyia-siakan atau tidak menunaikan hak orang lain yang wajib ditunaikan). Kezaliman itu ada tiga macamnya diantaranya adalah:

Kezaliman yang tidak diampunkan Allah, yaitu syirik.
Kezaliman yang dapat diampunkan Allah, perbuatan seseorang hamba terhadap dirinya sendiri di dalam hubungan dia terhadap Allah.
Kezaliman yang tidak dibiarkan oleh Allah, perbuatan hamba-hamba-Nya di antara sesama mereka, karena pasti ditun­tut pada Hari Akhir oleh mereka yang dizalimi.
=============================================================

Berikut ada penjelasan dari sebuah blog,

http://sufipejuang.wordpress.com/2008/01/08/7-peringkat-zalim/

gw copas ujungnya ada yg rada2 bahasa melayu tapi gw ngerti:

Kalau kita bahas, zalim peringkat teratas itu ada dalam diri kita. Kalau tidak selalu, sekali sekala kita buat juga kezaliman yang paling besar ini. Kalau orang paham zalim pada Tuhan begitu luas, ia tidak akan bergaduh. Walaupun orang zalim pada dia, dia tidak nampak kezaliman orang padanya itu, karena kita sendiri zalim pada Tuhan. Namun, karana yang besar tidak nampak nampak, yang nampak yang ke-4. Kezaliman jenis ini akhirnya yang dibesar-besarkan.

==============================================================

Dan yang gw mau tekankan disini adalah; gw gak mungkin nyakitin orang kalo orang lain gak mulai nyakitin gw duluan. Bukan berarti gw berniat ngebales, gw cuma menjawab tudingan terbuka di forum terbuka. Jangan salahin gw kalo tulisan penjelasan gw nyakitin karena harusnya yang nuding sadar tulisan tudingannya nyakitin dan gak pantes bgt.

Gw gak bales ngebajak komputer, gak bales mengadu2/menyampaikan omongan, gak bales fitnahan. Gw berusaha gak ngebales kezaliman atau melakukan hal2 yang berujung ke perpecahan.

Klo soal kata2 yg menyakitkan, yang namanya manusia pasti -disengaja atau tidak- saling menyakiti. tinggal kitanya aja menyikapinya. kalo gw pribadi, ya anggap aja yang nyakitin kita itu gak sengaja atau gak bermaksud.

===============================================================

Asal jangan selalu menggunakan kata2 dizalimi sebagai dalih pembenaran sikap ataupun mendapat simpati, karena sezalim2nya org lain, saya pun zalim.

Seperti kata seseorang yang sangat saya hormati:

Apapun, yang namaya zalim, dholim, sakit hati ataupun tersinggung, itu semua hanya perasaan kita saja… Ibarat kulit, jika sedang terluka akan sakit jika ditetesi obat, tapi kalo gak sakit, ya gak akan sakit ataupun terasa jika ditetesi obatnya.

Terima kasih buat semua yang selalu membesarkan hati saya dan mau mengingatkan saya jika kepala saya udah mulai ikutan besar juga.

Juga terima kasih buat yang suka menyudutkan dan menganggap saya zalim, keji dan gak waras. At least i make feel that u are better, kan??🙂 Btw, walopun gw ga waras, tapi gw tau, kalo bukan karena temen gw, lo gak bakal ada di tempat lo sekarang…:)))
=====================================================

comments here :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: